notice

welcome to my house...my blog, yang hanyalah sebuah tempat untuk berceloteh, yang tidak mungkin terbebas dari segala unsur subyektifitas...

Selasa, 25 Oktober 2011

itu bukan cinta adikku...

ya, itu bukan cinta adikku, aku yakin...

Saat cinta itu datang, indah memang tampaknya

Tetapi masihkah akan indah pabila cinta itu rasanya pahit

pasti bukan cinta


kau keliru adikku,

keliru karena terlalu cepat menilai itu adalah cinta

cinta tidak akan menyengsarakan

cinta itu anugerah Tuhan

cinta bukan penderitaan

cinta mendahulukan kebahagiaan


tidak, adikku

sesuatu itu, bukan cinta

sesuatu yang telah menelantarkanmu

telah mengabaikanmu

telah mengkhianatimu


sayang, kau hanya terlalu cepat menilainya

tidak juga diriku, yang amat lambat menilai


pengkhianatan

bagiku, tak termaafkan

tapi jangan dengarkan pendapatku


untukmu, petuah ini lebih baik:

“Pengkhianatan itu indah - bagimu yang mengerti, bahwa engkau sedang dipisahkan dari orang yang akan hanya lebih melukaimu di masa depan.” (MTGW)

dengan bahasaku, bisa kukatakan “ambil hikmahnya”

kau dipisahkan dengan dia sesegera mungkin, itu bagus, sebelum dia lebih melukaimu dimasa depan

kau dipisahkan dengan dia, artinya kau bisa lebih mendekatkan kepada Tuhan, kepada orang tua, atau mereka yang sebelumnya telah memperingatkanmu atau mungkin mulai saat ini kau harus lebih mendengarkan hati nuranimu


tidak apa-apa,

sedih

kecewa

sakit hati

benci

dendam

semua menyatu...

wajar, karena, tidak perlu kamu, akupun merasa demikian

tidak berterima atas perlakuannya menelantarkan kehidupanmu


tapi,

hidup harus terus berjalan

jangan kau terus didera pesakitan, sementara disana, penelantar kehidupanmu

bisa menikmati hidup dengan tenang

kau tidak boleh membiarkan dia memperlakukanmu seperti itu!

kau harus tunjukan, siapa dirimu sebenarnya

tunjukan bahwa kau bisa bahagia tanpa dia

karena

sebelum mengenal dia, kamu bisa bahagia

mengapa sekarang tidak?

tunjukakan bahwa dia tidak begitu hebat hingga dapat membuat kau terpuruk selamanya

lakukan itu!


sulit, pasti,

siapapun, termasuk aku

wanita yang telah mencintai sepenuh hati

tetapi dinodai dengan penipuan yang...terlalu

ketidaksetiaan

pengkhianatan

kekasaran

pelarian akan tanggung jawab

semua itu menunjukan ketidakstabilan jiwa dan kelemahan pribadinya

jadi syukurilah, kalau Allah telah melepaskanmu dari sumber penderitaan dimasa depanmu


Allah sayang kamu, adikku

kami semua,

mungkin selama ini sulit terucap

tapi dari dulu sampai detik ini, aku, mamah dan papah, juga adikmu, selalu menyayangimu


ayo, bangkitalah adikku

sakitlah sebentar saja ya

jangan terus mengeluh

jangan berkecil hati hanya karena kegagalan ini

ayolah semangat

demi kehidupan yang lebih baik

mulailah bekerja


mulailah hidup baru

membuka lembaran baru

pergaulan baru

menyongsong masa depan lebih baik dengan orang yang pantas untukmu


ingatlah pesan dari motivator kita, Bpk Mario Teguh,

“Siapakah yang bisa menghormati dirinya sendiri yang lari dari tanggung-jawab untuk menghidupi dirinya sendiri?”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar