ya, itu bukan cinta adikku, aku yakin...
Saat cinta itu datang, indah memang tampaknya
Tetapi masihkah akan indah pabila cinta itu rasanya pahit
pasti bukan cinta
kau keliru adikku,
keliru karena terlalu cepat menilai itu adalah cinta
cinta tidak akan menyengsarakan
cinta itu anugerah Tuhan
cinta bukan penderitaan
cinta mendahulukan kebahagiaan
tidak, adikku
sesuatu itu, bukan cinta
sesuatu yang telah menelantarkanmu
telah mengabaikanmu
telah mengkhianatimu
sayang, kau hanya terlalu cepat menilainya
tidak juga diriku, yang amat lambat menilai
pengkhianatan
bagiku, tak termaafkan
tapi jangan dengarkan pendapatku
untukmu, petuah ini lebih baik:
“Pengkhianatan itu indah - bagimu yang mengerti, bahwa engkau sedang dipisahkan dari orang yang akan hanya lebih melukaimu di masa depan.” (MTGW)
dengan bahasaku, bisa kukatakan “ambil hikmahnya”
kau dipisahkan dengan dia sesegera mungkin, itu bagus, sebelum dia lebih melukaimu dimasa depan
kau dipisahkan dengan dia, artinya kau bisa lebih mendekatkan kepada Tuhan, kepada orang tua, atau mereka yang sebelumnya telah memperingatkanmu atau mungkin mulai saat ini kau harus lebih mendengarkan hati nuranimu
tidak apa-apa,
sedih
kecewa
sakit hati
benci
dendam
semua menyatu...
wajar, karena, tidak perlu kamu, akupun merasa demikian
tidak berterima atas perlakuannya menelantarkan kehidupanmu
tapi,
hidup harus terus berjalan
jangan kau terus didera pesakitan, sementara disana, penelantar kehidupanmu
bisa menikmati hidup dengan tenang
kau tidak boleh membiarkan dia memperlakukanmu seperti itu!
kau harus tunjukan, siapa dirimu sebenarnya
tunjukan bahwa kau bisa bahagia tanpa dia
karena
sebelum mengenal dia, kamu bisa bahagia
mengapa sekarang tidak?
tunjukakan bahwa dia tidak begitu hebat hingga dapat membuat kau terpuruk selamanya
lakukan itu!
sulit, pasti,
siapapun, termasuk aku
wanita yang telah mencintai sepenuh hati
tetapi dinodai dengan penipuan yang...terlalu
ketidaksetiaan
pengkhianatan
kekasaran
pelarian akan tanggung jawab
semua itu menunjukan ketidakstabilan jiwa dan kelemahan pribadinya
jadi syukurilah, kalau Allah telah melepaskanmu dari sumber penderitaan dimasa depanmu
Allah sayang kamu, adikku
kami semua,
mungkin selama ini sulit terucap
tapi dari dulu sampai detik ini, aku, mamah dan papah, juga adikmu, selalu menyayangimu
ayo, bangkitalah adikku
sakitlah sebentar saja ya
jangan terus mengeluh
jangan berkecil hati hanya karena kegagalan ini
ayolah semangat
demi kehidupan yang lebih baik
mulailah bekerja
mulailah hidup baru
membuka lembaran baru
pergaulan baru
menyongsong masa depan lebih baik dengan orang yang pantas untukmu
ingatlah pesan dari motivator kita, Bpk Mario Teguh,
“Siapakah yang bisa menghormati dirinya sendiri yang lari dari tanggung-jawab untuk menghidupi dirinya sendiri?”
notice
welcome to my house...my blog, yang hanyalah sebuah tempat untuk berceloteh, yang tidak mungkin terbebas dari segala unsur subyektifitas...
Selasa, 25 Oktober 2011
itu bukan cinta adikku...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar